KEPAHAING.PROGRES.ID- Inter Milan menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Pisa dalam lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza.
Sempat tertinggal dua gol secara mengejutkan di awal laga, skuat asuhan Cristian Chivu bangkit secara heroik untuk mengunci kemenangan telak 6-2, sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen.
Kejutan Kilat Stefano Moreo
Pertandingan dimulai dengan skenario yang tidak terduga bagi publik tuan rumah. Pisa tampil tanpa beban dan langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan.
Hasilnya, Stefano Moreo sukses membungkam pendukung Nerazzurri lewat dua gol cepat dalam kurun waktu 23 menit.
Gol pertama lahir dari blunder fatal kiper veteran, Yann Sommer. Bermaksud menerima umpan balik di luar kotak penalti, distribusi bola Sommer berhasil dipotong oleh Moreo.
Tanpa ragu, Moreo melepaskan tembakan lob jarak jauh dari jarak 30 meter yang meluncur mulus ke gawang yang kosong.
Hanya berselang delapan menit, Moreo kembali mencetak gol keduanya. Memanfaatkan sepak pojok dari sisi kiri, ia memenangi duel udara di tiang dekat dan mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan tim tamu.
Pergantian Taktis: Efek Instan Federico Dimarco
Melihat timnya dalam tekanan, Cristian Chivu bergerak cepat. Sebelum laga genap berjalan 30 menit, ia menarik keluar Luis Henrique dan memasukkan Federico Dimarco. Keputusan ini terbukti menjadi kunci kemenangan Inter.
Dimarco memberikan dimensi baru di sisi kiri. Menit ke-39, tekanan beruntun Inter memaksa Matteo Tramoni melakukan handball di area terlarang. Piotr Zielinski yang maju sebagai algojo sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Momentum ini dimanfaatkan dengan sempurna. Dua menit kemudian, umpan silang akurat Dimarco disambut tandukan tajam Lautaro Martinez untuk menyamakan kedudukan.
Sebelum babak pertama berakhir, Pio Esposito membalikkan keadaan menjadi 3-2 melalui sundulan keras memanfaatkan assist Alessandro Bastoni.
Hujan Gol di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Inter tidak mengendurkan serangan. Dimarco menegaskan statusnya sebagai pemain terbaik di laga ini dengan mencetak gol keempat lewat tendangan voli indah yang membentur tiang dalam sebelum masuk ke gawang.
Pisa kian terpuruk saat Ange-Yoan Bonny (pemain pengganti) mencetak gol kelima dari sudut sempit setelah melewati barisan pertahanan lawan.
Pesta gol ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan yang mengakhiri puasa golnya selama setahun lewat sundulan jarak dekat hasil umpan Yann Bisseck.
Klasemen dan Persaingan Scudetto
Kemenangan telak 6-2 ini membuat Inter Milan kini mengoleksi keunggulan enam poin atas rival sekota, AC Milan, yang berada di posisi kedua.
Namun, Milan masih mengantongi satu tabungan pertandingan yang baru akan dimainkan melawan AS Roma pada hari Minggu.
Statistik Pertandingan Inter vs Pisa
- Skor Akhir: 6 – 2
- Tembakan (On Target): 34 (14) – 8 (3)
- Penguasaan Bola: 66% – 34%
- Akurasi Operan: 88% – 78%
- Tendangan Sudut: 7 – 5
Susunan Pemain
- INTER (3-5-2): Sommer; Bastoni, de Vrij, Bisseck; Carlos Augusto, Mkhitaryan, Zielinski, Sucic, Luis Henrique (Dimarco 28’); Pio Esposito, Lautaro Martinez.
- PISA (3-4-2-1): Scuffet; Coppola, Canestrelli, Calabresi; Angori, Marin, Aebischer, Toure; Tramoni, Moreo; Meister.











