Hasil Mesir vs Afrika Selatan: Drama VAR dan Penalti Moh Salah! Mesir Lolos ke 16 Besar Piala Afrika Meski Bermain 10 Orang

icon situs berita progres
penalti moh salah
Penalti Mohammed Salah pada laga Mesir vs Afrika Selatan (Aletihad Newspaper)

KEPAHIANG.PROGRES.ID – Laga panas tersaji saat Mesir menghadapi Afrika Selatan di Piala Afrika, pertandingan yang sarat kontroversi dan emosi. Satu gol penalti Mohamed Salah sudah cukup untuk mengantar The Pharaohs lolos ke babak 16 besar, meski harus bermain dengan 10 pemain sepanjang babak kedua.

Pertandingan berjalan hati-hati sejak menit awal. Kedua tim tampak saling menunggu celah, membuat tempo permainan cenderung lambat. Namun, segalanya berubah menjelang akhir babak pertama.

Penalti Salah Pecah Kebuntuan

Momen krusial datang ketika Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti akibat kontak lengan bek Afrika Selatan, Khuliso Mudau. Setelah meninjau tayangan ulang melalui VAR, wasit diminta melakukan on-field review dan akhirnya menunjuk titik putih.

Salah tampil dingin sebagai eksekutor. Dengan penuh ketenangan, bintang Liverpool itu men-chip bola ke tengah gawang, mengecoh kiper dan membawa Mesir unggul 1-0.

Kartu Merah Hany Ubah Jalannya Laga

Namun, keunggulan Mesir tak bertahan lama dalam kondisi ideal. Tepat di ambang turun minum, Mohamed Hany menerima kartu kuning kedua usai melakukan tekel terlambat di sisi lapangan. Mesir pun harus bermain dengan 10 orang selama 45 menit berikutnya.

Situasi ini memberi harapan besar bagi Afrika Selatan. Unggul jumlah pemain, Bafana Bafana meningkatkan intensitas serangan. Meski begitu, rapatnya pertahanan Mesir membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kontroversi di Detik Terakhir

Drama memuncak di masa injury time babak kedua. Tembakan Teboho Mokoena mengenai tangan Yasser Ibrahim yang sedang melakukan tekel di tepi kotak penalti. Wasit awalnya memberikan tendangan bebas dan kembali memeriksa VAR.

Ketegangan pun meliputi stadion. Setelah melihat monitor di pinggir lapangan, wasit membatalkan keputusan awal dan menyatakan tidak ada pelanggaran penalti. Keputusan itu memicu protes keras dari kubu Afrika Selatan, yang merasa dirugikan di momen krusial.

Mesir Melangkah, Afrika Selatan Tertekan

Peluit panjang akhirnya dibunyikan. Mesir bertahan hingga akhir dan mengamankan kemenangan tipis, memastikan kelolosan ke babak 16 besar Piala Afrika dengan dua kemenangan dari dua laga.

Sementara itu, Afrika Selatan wajib meraih hasil positif melawan Zimbabwe di laga terakhir jika ingin lolos. Jika berhasil, mereka berpotensi menghadapi lawan berat seperti Pantai Gading atau Kamerun di fase gugur.

Pertandingan ini bukan hanya soal gol dan poin, tetapi juga tentang mental, ketahanan, dan kontroversi VAR—sebuah laga yang akan lama dibicarakan di Piala Afrika kali ini. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *