KEPAHIANG.PROGRES.ID- Stadion Etihad menjadi saksi bisu kebrutalan Manchester City saat menjamu Exeter City pada putaran lanjutan Piala FA 2025/2026, Sabtu (10/1/2026) malam WIB. Tanpa ampun, skuad asuhan Pep Guardiola melumat tim tamu dengan skor telak 10-1, sebuah hasil yang tidak hanya mengamankan tiket ke babak berikutnya tetapi juga menghancurkan berbagai rekor usang.
Dominasi total The Citizens sudah terlihat sejak peluit pertama dibunyikan. Intensitas tinggi yang diterapkan Guardiola membuat lini pertahanan Exeter City kocar-kacir sepanjang 90 menit.
Pecahkan Rekor Langka yang Bertahan 40 Tahun
Kemenangan dua digit ini menempatkan Manchester City dalam buku sejarah sepak bola Inggris. Ini adalah kali pertama tim kasta tertinggi mampu mencetak 10 gol atau lebih dalam satu laga kompetitif sejak Liverpool menghancurkan Fulham 10-0 di Piala Liga pada September 1986.
Khusus di ajang Piala FA, torehan 10 gol ini adalah fenomena langka yang belum pernah terjadi lagi dalam 66 tahun terakhir. City menjadi tim kasta teratas pertama yang mencapai angka tersebut sejak Tottenham Hotspur membantai Crewe Alexandra 13-2 pada Februari 1960.
Debut Manis Antoine Semenyo: “The Next Sergio Aguero?”
Sorotan utama dalam pesta gol ini tertuju pada rekrutan anyar, Antoine Semenyo. Melakoni laga debutnya, penyerang tajam ini langsung menunjukkan kelasnya dengan kontribusi gol dan assist.
Pencapaian Semenyo ini membawa memori fans kembali ke tahun 2011. Ia menjadi pemain City pertama yang sukses mencetak gol sekaligus assist di laga debut sejak sang legenda, Sergio Aguero, melakukannya saat melawan Swansea City 15 tahun silam. Kecepatan adaptasi Semenyo ini menjadi sinyal bahaya bagi rival-rival Premier League musim ini.
Nasib Sial Exeter City dan Petaka Gol Bunuh Diri
Di sisi lain, kekalahan memalukan ini menjadi mimpi buruk bagi Exeter City. Tak cukup kebobolan delapan gol dari pemain lawan, mereka juga tertimpa sial dengan mencatatkan dua gol bunuh diri dalam satu pertandingan.
Catatan buruk ini menyamai rekor Hartlepool United saat melawan Stoke City pada 2023. Selain itu, Exeter menjadi tim pertama yang melakukan dua gol bunuh diri melawan klub Premier League di Piala FA sejak Brighton mengalaminya saat bertemu Liverpool pada Februari 2012.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Manchester City masih menjadi kekuatan paling menakutkan di Inggris. Dengan kedalaman skuad yang merata dan tajamnya Semenyo, ambisi treble musim 2025/2026 tampak sangat realistis.









