PROGRES.ID – Timnas Portugal datang ke Amerika Serikat dengan fokus penuh menghadapi Piala Dunia 2026. Namun, bukan tekanan pertandingan atau kekuatan lawan yang pertama kali membuat mereka waspada, melainkan kehadiran sejumlah aligator di sekitar markas latihan mereka di Florida.
Skuad Portugal yang dipimpin megabintang Cristiano Ronaldo tiba di Palm Beach Gardens pekan ini untuk mempersiapkan diri menghadapi laga-laga fase grup. Bagi Ronaldo, turnamen kali ini memiliki arti khusus karena berpotensi menjadi penampilan keenamnya di putaran final Piala Dunia, sebuah pencapaian langka dalam sejarah sepak bola.
Namun persiapan Selecao das Quinas ternyata diwarnai situasi tak biasa.
Menurut laporan The Touchmine, sejumlah pemain Portugal merasa khawatir setelah beberapa kali melihat aligator berkeliaran di sekitar area latihan dan jalur pejalan kaki yang berada dekat markas tim.
Sumber yang dekat dengan skuad menyebutkan bahwa beberapa pemain bahkan memilih mengurangi aktivitas di luar hotel setelah mengetahui keberadaan reptil tersebut. Setidaknya empat aligator dilaporkan terlihat di sekitar kompleks latihan yang digunakan Portugal selama turnamen.
Bagi para pemain Eropa, menghadapi tekanan Piala Dunia mungkin sudah menjadi hal biasa. Namun berlatih dengan ancaman satwa liar berukuran besar di sekitar lapangan jelas menjadi pengalaman yang berbeda.
Media Portugal, A Bola, sebelumnya juga melaporkan adanya tiga aligator yang terlihat di dekat fasilitas latihan tim. Kemunculan hewan-hewan tersebut diduga berasal dari danau yang berada tepat di samping kompleks latihan Portugal.
Markas Portugal selama Piala Dunia berada di Gardens North County District Park, sebuah fasilitas olahraga seluas sekitar 82 hektare yang dilengkapi sarana modern untuk menunjang persiapan tim. Namun, lokasi yang berdekatan dengan habitat alami satwa liar Florida membuat para pemain harus beradaptasi dengan kondisi yang tidak mereka temui di Eropa.
Portugal bukan satu-satunya tim yang menghadapi tantangan unik selama turnamen. Timnas Swiss yang bermarkas di San Diego juga dilaporkan mendapat peringatan khusus terkait keberadaan ular derik atau rattlesnake di sekitar area kamp mereka. Bahkan, pihak tim menyediakan peta zona berbahaya bagi pemain dan staf untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Meski demikian, Portugal tidak akan terus berada di Palm Beach sepanjang fase grup. Pasukan Roberto Martinez dijadwalkan membuka perjuangan di Grup K melawan Republik Demokratik Kongo pada 17 Juni di Houston, Texas.
Setelah itu, Portugal kembali tampil di Houston untuk menghadapi Uzbekistan pada 23 Juni sebelum menutup fase grup dengan laga kontra Kolombia di Miami pada 27 Juni.
Selama fase grup berlangsung, Ronaldo dan rekan-rekannya akan bolak-balik dari Palm Beach menuju kota-kota pertandingan. Kini, selain mempersiapkan strategi menghadapi lawan di lapangan, Portugal juga berharap masalah tak terduga di sekitar markas mereka dapat segera teratasi saat kembali ke Florida.
Bagi Portugal, jalan menuju kejayaan Piala Dunia tampaknya bukan hanya soal mengalahkan lawan, tetapi juga beradaptasi dengan “penghuni lokal” yang tak diundang di sekitar tempat latihan mereka.











