KEPAHIANG.PROGRES.ID – Tunisia akan menjalani laga penting sekaligus membuka era baru di bawah pelatih Herve Renard saat menghadapi Jepang pada pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2026, Minggu. Duel yang berlangsung di Estadio Monterrey, Guadalupe, ini juga akan mencatat sejarah sebagai pertandingan ke-1.000 sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kedua tim datang dengan situasi yang berbeda. Tunisia berusaha bangkit setelah menelan kekalahan telak pada laga pembuka, sementara Jepang ingin menjaga peluang lolos ke fase gugur setelah meraih hasil imbang dramatis melawan Belanda.
Tunisia Memulai Babak Baru
Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026 diawali dengan hasil yang mengecewakan. Tim berjuluk Eagles of Carthage itu dihancurkan Swedia dengan skor 1-5 pada pertandingan pertama Grup F.
Kekalahan tersebut langsung memakan korban. Federasi Sepak Bola Tunisia memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Sabri Lamouchi yang baru ditunjuk sebagai pelatih pada Januari lalu dan hanya memimpin tim dalam lima pertandingan.
Sebagai penggantinya, Tunisia menunjuk Herve Renard, pelatih asal Prancis yang memiliki reputasi besar dalam sepak bola internasional. Renard kini mencatatkan penampilan ketiganya secara beruntun di Piala Dunia bersama tiga negara berbeda setelah sebelumnya menangani Maroko pada 2018 dan Arab Saudi pada 2022.
Nama Renard dikenal luas setelah membawa Arab Saudi menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan Argentina pada fase grup Piala Dunia 2022. Kini, ia diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi Tunisia.
Namun tugas yang menantinya tidak mudah. Tunisia hanya meraih satu kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi dan telah kebobolan 11 gol dalam tiga laga terakhir.
Jepang Ingin Kembali ke Jalur Kemenangan
Di sisi lain, Jepang datang dengan rasa percaya diri yang tinggi meski hanya bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada laga pembuka.
Tim asuhan Hajime Moriyasu menunjukkan karakter kuat dengan dua kali bangkit dari ketertinggalan. Gol Keito Nakamura dan Daichi Kamada memastikan Samurai Biru membawa pulang satu poin dari pertandingan yang berlangsung sengit.
Meski puas dengan semangat juang anak asuhnya, Moriyasu mengaku sedikit kecewa karena Jepang gagal mempertahankan tren enam kemenangan beruntun yang mereka miliki sebelum turnamen dimulai.
Saat ini Jepang berada dalam posisi yang cukup baik untuk melangkah ke babak gugur untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Kemenangan atas Tunisia akan semakin memperbesar peluang mereka sebelum menghadapi Swedia pada laga terakhir grup.
Secara statistik, Jepang juga memiliki catatan positif saat menghadapi Tunisia. Dari enam pertemuan terakhir, Samurai Biru berhasil memenangkan lima di antaranya, termasuk kemenangan 2-0 dalam laga persahabatan pada 2023.
Kubo Absen, Jepang Tetap Berbahaya
Tunisia diperkirakan akan mengalami sejumlah perubahan taktik di bawah arahan Renard. Formasi empat bek kemungkinan menjadi pilihan untuk memberikan keseimbangan yang lebih baik dibandingkan saat menghadapi Swedia.
Hannibal Mejbri berpeluang menjadi motor serangan di belakang penyerang utama, sementara Elias Achouri dan Ismael Gharbi diprediksi mengisi kedua sisi lapangan.
Di lini depan, Firas Chaouat berpeluang menjadi pilihan utama. Penyerang tersebut merupakan pencetak gol terbanyak di antara pemain depan yang saat ini ada dalam skuad Tunisia.
Sementara itu, Jepang harus kehilangan Takefusa Kubo yang mengalami cedera lutut saat menghadapi Belanda. Pemain Real Sociedad itu bahkan terlihat meninggalkan stadion menggunakan kursi roda setelah pertandingan.
Meski demikian, kedalaman skuad Jepang membuat absennya Kubo tidak terlalu mengurangi kekuatan mereka. Ritsu Doan diperkirakan akan mendapat kesempatan tampil sejak awal bersama Daizen Maeda dan Ayase Ueda di lini depan.
Nama-nama seperti Kamada dan Nakamura yang tampil impresif pada laga pembuka juga diprediksi kembali menjadi andalan Moriyasu.
Prediksi Susunan Pemain
Tunisia (4-2-3-1):
Chamakh; Valery, Rekik, Talbi, Ali Abdi; Skhiri, Khedira; Achouri, Hannibal, Gharbi; Chaouat.
Jepang (3-4-2-1):
Suzuki; Taniguchi, Watanabe, Hiroki Ito; Sugawara, Kamada, Sano, Nakamura; Doan, Maeda; Ueda.
Prediksi Skor Tunisia vs Jepang
Kehadiran Herve Renard berpotensi memberikan energi baru bagi Tunisia. Namun menghadapi Jepang yang memiliki organisasi permainan rapi dan lini serang yang sedang dalam performa baik bukanlah tugas yang mudah.
Samurai Biru memiliki kualitas dan kedalaman skuad yang lebih unggul. Jika mampu mempertahankan intensitas permainan seperti saat melawan Belanda, Jepang berpeluang meraih kemenangan penting dalam perebutan tiket ke babak gugur.
Prediksi: Tunisia 1-3 Jepang.












