Nyaris Perang Nuklir, Film Hunter Killer Tampilkan Konflik Paling Berbahaya di Bawah Laut

icon situs berita progres
Hunter Killer/istimewa

KEPAHIANG.PROGRES.ID- Hunter Killer merupakan film laga thriller militer Amerika Serikat yang dirilis pada 2018.

Film ini dibintangi oleh Gerard Butler dan Gary Oldman, serta diadaptasi dari novel Firing Point karya Don Keith dan George Wallace.

Mengusung ketegangan geopolitik modern, Hunter Killer menampilkan konflik bawah laut, operasi rahasia Navy SEAL, dan ancaman perang global antara Amerika Serikat dan Rusia.

Disutradarai oleh Donovan Marsh, film ini memadukan aksi kapal selam dengan drama politik tingkat tinggi. Selain Butler dan Oldman, Hunter Killer juga diperkuat oleh Michael Nyqvist, Linda Cardellini, Common, dan Toby Stephens.

Alur Cerita Hunter Killer

Cerita bermula ketika kapal selam nuklir Amerika Serikat USS Tampa Bay tiba-tiba menghilang di perairan berbahaya Laut Barents saat membuntuti kapal selam Rusia.

Menyadari situasi genting, Angkatan Laut AS menugaskan Komandan Joe Glass (Gerard Butler), seorang perwira yang dikenal berani mengambil keputusan di luar pakem, untuk memimpin misi penyelidikan menggunakan kapal selam canggih USS Arkansas.

Di waktu yang hampir bersamaan, sebuah tim Navy SEAL di bawah komando Letnan Bill Beaman menjalankan misi pengintaian rahasia di pangkalan angkatan laut Rusia di wilayah Polyarny.

Dari persembunyian, mereka menyaksikan sebuah kudeta berdarah yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Rusia, Laksamana Dmitriy Durov, yang menahan Presiden Rusia Nikolai Zakarin.

Kudeta ini diyakini bertujuan memicu perang besar antara Rusia dan Amerika Serikat.

Situasi semakin rumit ketika USS Arkansas menemukan bangkai USS Tampa Bay tanpa awak yang selamat, serta kapal selam Rusia RFS Konek yang ternyata tenggelam akibat sabotase internal.

Arkansas kemudian diserang oleh kapal selam Rusia lain, RFS Volkov, yang bertindak tanpa komando resmi.

Dalam pertempuran bawah laut yang menegangkan, Glass berhasil melumpuhkan Volkov dan menyelamatkan awak Konek, termasuk komandannya, Kapten Sergei Andropov (Michael Nyqvist).

Glass kemudian menyadari bahwa satu-satunya cara mencegah perang adalah dengan menyelamatkan Presiden Zakarin.

Ia menjalin kerja sama berisiko dengan Andropov, meskipun hubungan AS–Rusia berada di titik terendah.

Dengan pengetahuan Andropov mengenai jalur ranjau bawah laut, USS Arkansas berhasil mendekati pangkalan Rusia tanpa terdeteksi.

Sementara itu, tim Navy SEAL menjalankan operasi penyelamatan Presiden Zakarin dengan risiko besar.

Misi tersebut memakan korban, namun akhirnya berhasil mengevakuasi presiden Rusia yang terluka ke USS Arkansas.

Ketegangan memuncak ketika armada militer kedua negara hampir terlibat perang terbuka.

Dalam momen krusial, Joe Glass memilih menahan serangan balasan demi mencegah eskalasi konflik global.

Keputusan tersebut terbukti tepat ketika pasukan Rusia yang setia pada Presiden Zakarin memberontak terhadap Durov dan menghentikan serangan misil. Kudeta pun berakhir, dan ancaman perang dunia berhasil digagalkan.

Film ditutup dengan kembalinya Presiden Zakarin ke Rusia dan USS Arkansas meninggalkan wilayah tersebut dengan pengawalan Angkatan Laut Rusia, menandai kerja sama langka dua kekuatan besar dunia.

Daftar Pemeran Utama Hunter Killer

  • Gerard Butler sebagai Kapten Joe Glass
  • Gary Oldman sebagai Charles Donnegan
  • Michael Nyqvist sebagai Kapten Sergei Andropov
  • Linda Cardellini sebagai Jane Norquist
  • Toby Stephens sebagai Bill Beaman

Hunter Killer (2018) menawarkan ketegangan nonstop dengan tema perang modern, diplomasi militer, dan kepemimpinan di bawah tekanan ekstrem.

Film ini cocok bagi penonton penggemar film perang, aksi kapal selam, dan thriller politik, serta menjadi salah satu tontonan menarik yang relevan dengan isu geopolitik global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *