KEPAHIANG.PROGRES.ID– Ajang Critics Choice Awards 2026 yang digelar di Santa Monica, California, Minggu (4/1/2026), kembali menjadi sorotan publik dunia.
Tak hanya soal pemenang penghargaan, karpet merah acara bergengsi ini juga selalu menarik perhatian lewat penampilan para selebritas.
Namun, di balik kemewahan dan glamor, sejumlah figur publik justru menuai kritik karena pilihan busana yang dinilai kurang tepat.
Mulai dari potongan yang tidak proporsional hingga konsep busana yang dianggap gagal menyesuaikan nuansa acara, berikut rangkuman busana terburuk di Critics Choice Awards 2026, disadur dari Glam.
Patricia Arquette: Gaun Emas yang Kehilangan Pesona
Aktris serial Severance, Patricia Arquette, tampil mengenakan gaun emas bertekstur dengan motif chevron di bagian bawah.
Sayangnya, pemilihan selendang hitam dan ikat pinggang tipis berwarna senada justru membuat kilau gaun terlihat kusam.
Tak hanya itu, potongan gaun yang kurang pas di tubuh membuat proporsi siluetnya terlihat kurang seimbang, terutama pada bagian atas.
Detail tersebut dinilai mengurangi kesan elegan yang seharusnya muncul di ajang sekelas Critics Choice Awards.
Jillian Bell: Cottagecore yang Terlalu Kasual
Aktris dan komedian Jillian Bell, yang dikenal lewat serial Workaholics, mencoba mengusung tema cottagecore dengan gaun bermotif bunga.
Namun, motif yang terlalu ramai membuat gaun tersebut lebih menyerupai taplak meja klasik ketimbang busana red carpet.
Model gaun yang terkesan kasual juga dinilai kurang cocok untuk acara formal.
Pilihan aksesori berupa kalung perak menyerupai choker semakin mempertegas ketidaksinambungan antara konsep dan eksekusi busana.
Hannah Einbinder: Detail Berlebihan Merusak Tampilan
Hannah Einbinder memilih gaun dengan sentuhan gaya era Victoria.
Meski bagian atas dan rok terlihat ramping dan menarik, lengan gaun yang terlalu mengembang justru menjadi titik lemah utama.
Detail lengan tersebut dinilai berlebihan dan mengalihkan fokus dari potongan utama gaun.
Banyak pengamat mode menilai tampilan ini akan jauh lebih elegan jika diganti dengan desain off-the-shoulder yang lebih sederhana.
Jessie Buckley: Tren 2000-an yang Kurang Tepat
Aktris Jessie Buckley, yang membintangi film Hamnet, mencoba menghidupkan kembali tren awal 2000-an dengan memadukan gaun dan celana. Sayangnya, desain gaun yang dikenakan justru terlihat janggal dengan potongan tidak jelas di area pinggang.
Alih-alih rok bervolume yang mempermanis tampilan, kain yang diikat di pinggang tampak seperti tirai usang, sehingga keseluruhan busana terlihat kurang rapi dan kehilangan estetika.
Rei Ami & Audrey Nuna: Siluet Tidak Proporsional
Dua penyanyi yang terlibat dalam film KPop Demon Hunters, Rei Ami dan Audrey Nuna, juga masuk dalam daftar busana terburuk tahun ini.
Rei Ami mengenakan atasan dengan potongan melengkung menyerupai ular yang dilapisi beludru hitam, sementara Audrey Nuna tampil dengan gaun mengembang ekstrem yang menyerupai balon helium.
Keduanya dinilai gagal menonjolkan bentuk tubuh karena siluet gaun yang tidak proporsional dan terlalu eksperimental untuk karpet merah.
May Hong: Konsep yang Membingungkan
Masih dari KPop Demon Hunters, aktris May Hong juga menuai kritik tajam. Gaun yang dikenakannya dianggap tampak berkualitas rendah dengan potongan yang membosankan dan kurang struktur.
Lapisan bertekstur pada gaun nyaris tak terlihat dan justru tampak berantakan.
Ditambah dengan atasan sweater abu-abu kusam berkerah tidak menarik, penampilan May Hong dinilai tidak mencerminkan kemewahan acara penghargaan film dan televisi tersebut.
Critics Choice Awards 2026 kembali membuktikan bahwa karpet merah bukan hanya soal keberanian bereksperimen, tetapi juga tentang keseimbangan antara konsep, potongan, dan konteks acara.
Kesalahan kecil dalam detail busana dapat menjadi sorotan besar di mata publik dan pengamat mode dunia.











