Progres Kepahiang – Liverpool vs Manchester City berakhir dengan skor 0-3 dalam lanjutan Premier League, Minggu (11/10/2026). Manchester City tampil dominan pada babak kedua untuk mengamankan kemenangan penting di Anfield, setelah pertandingan berjalan ketat tanpa gol pada paruh pertama.
Erling Haaland membuka keunggulan City, sebelum Jeremy Doku memperlebar jarak melalui tembakan melengkung yang spektakuler. Rayan Cherki kemudian menutup kemenangan tim tamu dengan gol ketiga yang lahir dari rangkaian kombinasi apik di area pertahanan Liverpool.
Momen penting pertandingan terjadi ketika gelandang Liverpool, Ryan Gravenberch, menerima kartu merah pada menit ke-62 setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Bermain dengan sepuluh orang membuat Liverpool semakin kesulitan membendung serangan City. Hasil ini menjadi kemenangan besar bagi tim asuhan Enzo Maresca dalam persaingan Premier League musim 2026/2027.
Babak Pertama Berjalan Ketat
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Liverpool memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Namun, Manchester City perlahan mampu meredam tekanan tuan rumah dan mengambil kendali permainan.
Kedua tim belum mampu menciptakan gol hingga turun minum. Liverpool sempat mencari celah melalui serangan cepat, sedangkan City berusaha membangun serangan dengan penguasaan bola dan pergerakan pemain di sepertiga akhir.
Kiper City, Gianluigi Donnarumma, juga menjadi salah satu pemain penting ketika Liverpool berusaha meningkatkan tekanan setelah jeda. Sejumlah peluang tuan rumah berhasil digagalkan, sehingga skor tetap imbang tanpa gol pada awal babak kedua.
Ryan Gravenberch Diusir, Liverpool Kehilangan Momentum
Perubahan besar terjadi pada menit ke-62. Ryan Gravenberch harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Keputusan wasit tersebut menjadi salah satu titik balik pertandingan karena Liverpool kehilangan satu pemain di lini tengah ketika City mulai meningkatkan tekanan.
Keunggulan jumlah pemain membuat Manchester City semakin leluasa menguasai bola. Liverpool pun dipaksa lebih banyak bertahan dan kesulitan menjaga keseimbangan antara pertahanan dengan serangan.
Situasi ini akhirnya dimanfaatkan City untuk membuka keunggulan hanya beberapa menit setelah kartu merah tersebut.
Erling Haaland Buka Keunggulan Manchester City
Manchester City memecah kebuntuan pada menit ke-65 melalui Erling Haaland. Penyerang asal Norwegia itu membawa tim tamu unggul 1-0 sekaligus mengubah arah pertandingan.
Gol tersebut menjadi pukulan bagi Liverpool yang sebelumnya masih berusaha menjaga peluang mendapatkan poin. Dalam keadaan kalah jumlah pemain, tugas tuan rumah semakin berat karena mereka harus mengejar ketertinggalan sambil mempertahankan organisasi pertahanan.
City justru semakin percaya diri setelah unggul. Tim tamu terus menekan dan memanfaatkan ruang yang mulai terbuka di lini belakang Liverpool.
Jeremy Doku Cetak Gol Indah
Pada menit ke-68, Jeremy Doku menggandakan keunggulan Manchester City menjadi 2-0. Pemain sayap asal Belgia itu melakukan penetrasi dari sisi kiri, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke sudut gawang.
Gol tersebut menjadi salah satu momen paling menonjol dalam pertandingan. Doku memberikan dampak besar setelah masuk sebagai pemain pengganti dan membuat pertahanan Liverpool semakin kewalahan.
Keunggulan dua gol membuat City semakin nyaman mengontrol jalannya pertandingan. Liverpool berusaha merespons, tetapi kekurangan satu pemain membatasi kemampuan mereka untuk melancarkan serangan secara konsisten.
Rayan Cherki Lengkapi Kemenangan 3-0
Manchester City memastikan kemenangan dengan gol ketiga yang dicetak Rayan Cherki pada menit ke-78. Gol tersebut lahir melalui kombinasi permainan yang melibatkan Jeremy Doku dan Rayan Cherki, serta pergerakan Josko Gvardiol di area kotak penalti.
Gvardiol memainkan bola dengan sentuhan cerdik sebelum Cherki menyelesaikan peluang dengan tenang setelah mengecoh Alisson Becker. Gol itu sekaligus menegaskan dominasi City pada babak kedua.
Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Manchester City pun meninggalkan Anfield dengan tiga poin, sementara Liverpool harus mengevaluasi penampilan mereka setelah gagal memanfaatkan peluang pada babak pertama dan kehilangan Gravenberch.
Manchester City Tunjukkan Efektivitas
Kemenangan ini menunjukkan kemampuan City mengubah momentum pertandingan menjadi keunggulan nyata. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, mereka mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain dan mencetak tiga gol pada babak kedua.
Doku tampil menonjol berkat kecepatan, keberanian menghadapi lawan, serta kontribusi langsung terhadap serangan. Haaland kembali membuktikan perannya sebagai ujung tombak, sedangkan Cherki memberikan sentuhan akhir yang memastikan kemenangan tim tamu.
Di sisi lain, Liverpool kehilangan momentum setelah kartu merah Gravenberch. Absennya beberapa pemain depan yang mengalami cedera juga menjadi tantangan bagi tuan rumah dalam membangun serangan. Meski begitu, kartu merah bukan satu-satunya faktor: Liverpool tetap perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir dan mengantisipasi tekanan lawan.
Hasil Liverpool vs Manchester City dan Dampaknya
Hasil akhir Liverpool 0-3 Manchester City menjadi kemenangan penting bagi City dalam persaingan Premier League. Tim tamu menunjukkan kedalaman skuad dan efektivitas serangan, terutama setelah pertandingan berubah akibat kartu merah.
Bagi Liverpool, kekalahan di Anfield menjadi pengingat bahwa mereka harus lebih klinis saat mendapatkan peluang dan menjaga disiplin ketika menghadapi tekanan. Kehilangan seorang pemain dalam pertandingan berintensitas tinggi terbukti sangat merugikan.
Manchester City layak mendapatkan pujian atas cara mereka memanfaatkan situasi, sementara Liverpool harus segera bangkit untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Hasil akhir: Liverpool 0-3 Manchester City
Pencetak gol Manchester City: Erling Haaland (65′), Jeremy Doku (68′), Rayan Cherki (78′).
Kartu merah: Ryan Gravenberch (62′, kartu kuning kedua).







