KEPAHIANG.PROGRES.ID – Timnas Mali harus puas berbagi angka dengan Zambia setelah bermain imbang 1-1 dalam laga fase grup Piala Afrika 2025. Pertandingan yang digelar pada Sabtu sore waktu setempat itu diwarnai dominasi Mali, namun Zambia mampu mencuri satu poin lewat gol penyeimbang di masa tambahan waktu.
Sejak kick-off, Mali tampil lebih agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Tekanan demi tekanan dilancarkan, terutama melalui sisi sayap kanan yang diisi oleh Sinayoko. Namun rapatnya pertahanan Zambia membuat Mali kesulitan mencetak gol pada babak pertama.
Peluang emas Mali hadir pada menit ke-40 setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran di kotak penalti. Sayangnya, eksekusi Ibrahima Toure berhasil digagalkan kiper Zambia, Lawrence Mwanza, yang melakukan penyelamatan gemilang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Memasuki paruh kedua, Mali meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62. Berawal dari situasi sepak pojok yang diambil cepat, tembakan awal Mali sempat diblok, namun Sinayoko sigap menyambar bola dan melepaskan sepakan keras yang menggetarkan gawang Zambia. Mali unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Zambia perlahan keluar dari tekanan dan mulai lebih berani menguasai bola, meski peluang dari permainan terbuka tetap minim. Sepanjang laga, Zambia lebih mengandalkan situasi bola mati dan lemparan jauh untuk menembus pertahanan Mali.
Ketika kemenangan Mali tampak sudah di depan mata, Zambia justru mencetak gol penyeimbang di detik-detik akhir pertandingan. Pada menit 90+2, umpan silang akurat dari Moses Banda berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Patson Daka, yang lolos dari kawalan dan menyundul bola masuk ke gawang Mali. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut memastikan Zambia pulang dengan satu poin berharga, hasil yang sebelumnya tidak banyak diprediksi mengingat dominasi Mali sepanjang pertandingan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan imbang.
Hasil ini membuat Mali gagal mengamankan kemenangan perdana di fase grup, sementara Zambia patut diapresiasi atas kegigihan mereka hingga menit akhir. Kedua tim masih memiliki peluang terbuka untuk melaju, dengan persaingan grup yang dipastikan semakin ketat pada laga-laga berikutnya di Piala Afrika 2025. ***







