KEPAHIANG.PROGRES.ID- Kejutan besar kembali tercipta di panggung Serie A Liga Italia 2025/2026.
Bermain di hadapan publik sendiri, Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como sukses memetik kemenangan fantastis saat menjamu Torino pada Sabtu (24/1/2026).
Tidak tanggung-tanggung, tim asuhan Cesc Fabregas ini menyarangkan setengah lusin gol tanpa balas ke gawang sang tamu.
Kemenangan telak 6-0 ini tidak hanya menjadi catatan sejarah bagi klub, tetapi juga mempertegas posisi Como sebagai “kuda hitam” yang sangat diperhitungkan dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.
Dominasi Total Sejak Menit Awal
Como langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Pesta gol dibuka oleh penyerang tajam mereka, Anastasios Douvikas, yang berhasil mengoyak jala Torino saat laga baru berjalan delapan menit.
Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk menggandakan keunggulan.
Di menit ke-16, Martin Baturina menunjukkan kelasnya dengan melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Hujan Gol di Sinigaglia
Memasuki paruh kedua, agresivitas Como justru semakin menggila. Torino tampak kehilangan arah menghadapi gempuran bertubi-tubi.
Empat gol tambahan tercipta di babak ini:
- Lucas Da Cunha (59′): Menambah skor melalui eksekusi penalti yang tenang.
- Anastasios Douvikas (66′): Mencetak brace setelah aksi individu gemilang melewati penjaga gawang.
- Nicolas Kuehn (70′): Melengkungkan bola secara indah ke sudut gawang.
- Maxence Caqueret (76′): Menutup pesta gol melalui tendangan “roket” keras dari luar kotak penalti.
Klasemen Serie A: Como Intai Posisi AS Roma
Dengan tambahan tiga poin ini, Como kokoh di peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 40 poin dari 22 laga.
Mereka kini hanya terpaut dua angka dari AS Roma yang menempati peringkat keempat atau batas akhir zona Liga Champions.
Kontras Nasib: Fiorentina Terperosok ke Zona Merah
Berbanding terbalik dengan euforia Como, raksasa klasik Fiorentina justru semakin tenggelam dalam krisis. Berlaga melawan Cagliari, La Viola dipaksa menyerah dengan skor tipis 1-2.
Semih Kilicsoy dan Marco Palestra membawa Cagliari unggul dua gol lebih dulu. Fiorentina hanya mampu membalas satu gol melalui Marco Brescianini di menit ke-74.
Kekalahan ini membuat Fiorentina tertahan di peringkat ke-18 (zona degradasi) dengan koleksi 17 poin.
Sementara itu, di laga lainnya, Lecce gagal memanfaatkan status tuan rumah setelah bermain imbang kacamata 0-0 melawan Lazio.
Hasil ini menempatkan Lecce di posisi ke-17, tepat satu tingkat di atas Fiorentina.
Rekap Hasil Liga Italia (Sabtu, 24 Januari 2026):
- Como 6-0 Torino (Douvikas 8′, 66′, Baturina 16′, Da Cunha 59′-p, Kuehn 70′, Caqueret 76′)
- Fiorentina 1-2 Cagliari (Brescianini 74′; Kilicsoy 31′, Palestra 47′)
- Lecce 0-0 Lazio











