KEPAHIANG.PROGRES.ID – PSSI masih menutup rapat identitas calon pelatih tim nasional Indonesia. Namun, arah pencarian pelatih anyar skuad Merah Putih disebut mulai mengerucut pada satu nama, yakni John Herdman, mantan pelatih tim nasional Kanada.
Indikasi tersebut menguat setelah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Endri Erawan, membeberkan kriteria pelatih yang tengah dibidik federasi. Salah satu syarat utama adalah memiliki pengalaman kuat di level tim nasional, termasuk pernah membawa sebuah negara lolos ke Piala Dunia.
“Mereka harus punya pengalaman bagus di tim nasional dan mampu meloloskan tim ke Piala Dunia,” kata Endri.
Saat ini, dua nama mencuat ke publik sebagai kandidat pelatih timnas Indonesia, yakni John Herdman dan Giovann van Bronckhorst. Endri tidak membantah beredarnya dua nama tersebut. Namun, dari kriteria yang disampaikan, Herdman dinilai paling mendekati kebutuhan PSSI.
Herdman memiliki rekam jejak panjang di level tim nasional. Pelatih asal Inggris itu tercatat sebagai sosok pertama yang sukses mengantarkan timnas putra dan putri Kanada tampil di ajang Piala Dunia.
Prestasi terbesarnya bersama timnas putra Kanada adalah membawa negara tersebut lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 Qatar, yang menjadi partisipasi pertama Kanada di ajang tersebut dalam kurun waktu 36 tahun. Di bawah asuhannya, Kanada juga sempat menembus peringkat ke-33 dunia dan mencatat rekor 17 pertandingan tanpa kekalahan pada periode 2021–2022.
Kesuksesan Herdman juga terlihat saat menangani timnas putri Kanada. Ia mempersembahkan dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Selain itu, timnas putri Kanada juga berhasil dibawanya tampil di Piala Dunia 2015.
Sementara itu, Giovann van Bronckhorst belum memiliki pengalaman melatih tim nasional. Karier kepelatihannya lebih banyak di level klub. Ia mengawali perjalanan sebagai asisten pelatih di Feyenoord pada periode 2011–2015, mendampingi Ronald Koeman dan Fred Rutten.
Van Bronckhorst kemudian dipercaya menjadi pelatih kepala Feyenoord dan mencatatkan prestasi signifikan dengan meraih gelar Eredivisie, dua Piala KNVB, serta dua Johan Cruijff Shield. Reputasinya berlanjut saat melatih Guangzhou R&F di Tiongkok dan Rangers FC di Skotlandia. Bersama Rangers, ia sukses mempersembahkan Piala Skotlandia dan membawa klub tersebut ke final Liga Europa.
Meski sempat mengalami masa sulit saat melatih Beşiktaş, Van Bronckhorst tetap dipandang sebagai pelatih dengan portofolio kuat. Saat ini, ia berstatus sebagai asisten pelatih di Liverpool.
Endri menegaskan target PSSI ke depan sangat serius. Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji disebut telah menetapkan visi jangka panjang yang ambisius.
“Pesan Pak Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Pak Sumardji, target kami tidak main-main. Kami ingin berusaha lolos ke Piala Dunia 2030. Karena itu, pelatih yang kami cari harus berkompeten, punya rekam jejak bagus, dan benar-benar siap,” ujar Endri dinukil dari detikSport.
Selain soal kualitas, PSSI juga menekankan komitmen penuh dari pelatih terpilih. Kandidat pelatih diwajibkan bersedia menetap di Indonesia, tidak hanya datang menjelang pertandingan seperti yang terjadi pada era sebelumnya.
“Kalau perlu, pelatih baru harus pindah dan tinggal di Indonesia. Harapan kami, dia bisa berkontribusi pada pengembangan pelatih lokal, dekat dengan Liga 1 dan Liga 2, serta menularkan filosofi kepelatihannya ke seluruh Indonesia. Dengan begitu, pemain tidak canggung saat dipanggil ke tim nasional,” tegas Endri. ***











