KEPAHIANG.PROGRES.ID- Apple dilaporkan tengah menyiapkan langkah besar untuk merombak total asisten virtualnya, Siri. Tak lagi sekadar asisten suara konvensional, perusahaan raksasa teknologi ini berencana menyulap Siri menjadi chatbot berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang lebih canggih dan responsif.
Langkah ini diambil Apple untuk mengejar ketertinggalan di ranah AI generatif yang saat ini didominasi oleh OpenAI dengan ChatGPT dan Google melalui Gemini. Inovasi ini digadang-gadang akan menjadi “nyawa baru” bagi ekosistem perangkat Apple di masa depan.
Mengenal Proyek Campos: Otak Baru di Balik Siri
Berdasarkan laporan terbaru dari Bloomberg, pengembangan Siri versi baru ini berjalan di bawah kode internal “Proyek Campos”. Berbeda dengan versi pendahulunya yang sering dianggap kaku, Campos dirancang untuk memahami konteks percakapan dengan jauh lebih mendalam.
Beberapa poin utama dari transformasi ini meliputi:
- Interaksi Dua Arah: Pengguna dapat berkomunikasi secara mulus melalui input suara maupun teks.
- Kemampuan Generatif: Siri nantinya mampu menyusun teks, meringkas dokumen, hingga memberikan saran yang lebih personal layaknya asisten manusia.
- Integrasi Ekosistem: Perubahan ini akan terintegrasi langsung ke dalam inti sistem operasi Apple, memberikan pengalaman yang lebih intuitif di iPhone dan Mac.
Kolaborasi Strategis dengan Google Gemini
Meski dikenal sebagai perusahaan yang tertutup, Apple dikabarkan telah melakukan pengujian intensif terhadap teknologi dari berbagai penyedia AI ternama, termasuk Anthropic dan OpenAI.
Namun, kabar yang beredar kuat menyebutkan bahwa Apple akhirnya memilih Google Gemini untuk memperkuat fondasi AI di perangkat selulernya. Kolaborasi ini menunjukkan pergeseran visi Apple yang kini lebih terbuka demi menghadirkan teknologi tercanggih bagi penggunanya.
Kapan Dirilis? Intip Bocorannya di WWDC
Banyak pengamat teknologi memprediksi bahwa detail mengenai “Siri Chatbot” ini akan dipaparkan secara perdana pada ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) Juni mendatang. Acara tahunan ini dipastikan akan menjadi panggung utama bagi Apple untuk memamerkan visi AI mereka.
Namun, pengguna diharapkan bersabar. Teknologi mutakhir ini diprediksi baru akan hadir secara penuh sebagai bagian dari pembaruan iOS 27 yang dijadwalkan meluncur tahun depan. Integrasi ini diharapkan menjadi jawaban Apple atas kritik mengenai stagnasi Siri selama beberapa tahun terakhir.
Dengan hadirnya Siri bertenaga AI generatif, fungsionalitas iPhone akan meningkat drastis. Pengguna tidak lagi hanya bisa meminta Siri untuk “menyetel alarm,” tetapi juga bisa meminta bantuan untuk menganalisis data, menulis email profesional, hingga melakukan percakapan yang terasa lebih manusiawi.











