PROGRES.ID – Timnas Belanda gagal mengamankan kemenangan pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Jepang, Jumat (13/6). Meski hanya meraih satu poin, penampilan gemilang Crysencio Summerville menjadi sorotan utama dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut.
Belanda sempat dua kali memimpin melalui gol Virgil van Dijk dan Summerville. Namun, Jepang menunjukkan daya juang tinggi dengan membalas lewat Keito Nakamura dan Daichi Kamada untuk memastikan kedua tim berbagi angka.
Duel Sengit Berakhir Tanpa Pemenang
Pertandingan yang sejak awal diprediksi berlangsung ketat itu baru benar-benar memanas setelah jeda turun minum. Pada babak pertama, Belanda kesulitan menembus pertahanan rapat Jepang yang tampil disiplin dan terorganisasi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-51. Kapten Belanda Virgil van Dijk sukses menanduk umpan silang Denzel Dumfries untuk membawa De Oranje unggul 1-0.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Jepang merespons cepat enam menit berselang ketika Keito Nakamura melepaskan tembakan yang sempat mengenai pemain lawan sebelum mengecoh kiper Bart Verbruggen dan mengubah skor menjadi 1-1.
Belanda kembali memimpin pada menit ke-64 melalui aksi individu brilian Summerville. Winger berusia 24 tahun itu menerima bola di tepi kotak penalti, lalu menusuk ke dalam sebelum melepaskan tembakan melengkung yang gagal dijangkau kiper Jepang, Zion Suzuki.
Saat kemenangan Belanda sudah di depan mata, Jepang kembali menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya menit ke-88, Daichi Kamada memanfaatkan situasi sepak pojok untuk mencetak gol penyeimbang sekaligus mengamankan satu poin bagi Samurai Biru.
Summerville Curi Perhatian
Di tengah hasil yang kurang memuaskan bagi Belanda, penampilan Crysencio Summerville menjadi kabar positif. Gol yang dicetaknya dianggap sebagai salah satu momen terbaik pada laga tersebut.
Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan menyelesaikan peluang yang ditunjukkan pemain West Ham United itu kembali memperlihatkan kualitasnya di level tertinggi. Penampilan tersebut sekaligus semakin menguatkan spekulasi mengenai masa depannya yang belakangan dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa.
Beberapa klub yang disebut tertarik merekrut Summerville antara lain Paris Saint-Germain, AC Milan, Tottenham Hotspur, hingga AS Roma.
Momentum Penting bagi Karier Summerville
Meski West Ham United harus terdegradasi dari Liga Inggris musim lalu, performa individu Summerville tetap mendapat banyak pujian. Pada paruh kedua musim, ia berkontribusi dalam tujuh gol dari 17 pertandingan liga yang dijalaninya.
Penampilan impresif di Piala Dunia dapat menjadi panggung ideal bagi pemain asal Belanda tersebut untuk menarik perhatian lebih banyak klub besar.
Mantan kiper timnas Inggris, Paul Robinson, bahkan memuji kualitas gol Summerville saat memberikan komentar seusai pertandingan.
Menurut Robinson, aksi Summerville menunjukkan kemampuan seorang winger kelas atas yang mampu menciptakan peluang dari situasi sulit dan menyelesaikannya dengan sangat baik.
Peluang Belanda Masih Terbuka
Hasil imbang ini membuat Belanda harus bekerja lebih keras pada dua laga Grup F berikutnya. Meski gagal meraih kemenangan, performa tim asuhan Ronald Koeman tetap menunjukkan sejumlah sisi positif, terutama di sektor serangan.
Sementara itu, Jepang layak mendapat apresiasi berkat kemampuan mereka bangkit dua kali dari ketertinggalan. Satu poin yang diraih bisa menjadi modal berharga dalam persaingan menuju babak gugur.
Bagi Summerville, turnamen ini bisa menjadi kesempatan emas untuk membuktikan dirinya layak bersaing di level tertinggi sekaligus membuka jalan menuju transfer besar pada bursa musim panas mendatang.











