Dari 43 Ribu ke 2 Juta Followers! Aksi Heroik Kiper Tanjung Verde Lawan Spanyol Bikin Dunia Terpukau

icon situs berita progres
vozinha kiper tanjung verde
Kiper Tanjung Verde, Vozinha (Foto: Reuters)

PROGRES.ID – Penampilan luar biasa kiper Tanjung Verde (Cape Verde), Vozinha, saat menghadapi Spanyol di Piala Dunia 2026 tidak hanya menyelamatkan timnya dari kekalahan, tetapi juga mengubah hidupnya dalam semalam.

Kiper veteran berusia 40 tahun itu mendadak menjadi perbincangan dunia setelah tampil gemilang dalam laga perdana Cape Verde di ajang Piala Dunia. Bukan hanya publik sepak bola yang dibuat kagum, media sosial pun ikut meledak.

Cape Verde menjalani pertandingan Piala Dunia pertamanya dalam sejarah saat menghadapi salah satu unggulan turnamen, Spanyol, di Atlanta. Banyak yang memperkirakan tim berjuluk Blue Sharks itu akan kesulitan menghadapi dominasi La Furia Roja.

Namun kenyataan di lapangan justru berbeda.

Sosok yang menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang Cape Verde adalah Vozinha, atau yang memiliki nama lengkap Josimar Dias. Berkat sederet penyelamatan spektakuler, ia berhasil menggagalkan berbagai peluang emas Spanyol dan membawa negaranya meraih hasil imbang yang terasa seperti kemenangan.

Penampilan impresif tersebut membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match.

Sepanjang pertandingan, Vozinha mencatatkan tujuh penyelamatan penting. Ia berulang kali menggagalkan upaya para pemain Spanyol seperti Mikel Oyarzabal, Ferran Torres, hingga Aymeric Laporte yang berusaha membobol gawangnya.

Meski Spanyol mendominasi laga dengan penguasaan bola hampir 75 persen dan melepaskan 27 tembakan, mereka tetap gagal menemukan jalan untuk menaklukkan sang kiper veteran.

Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan terjadi ketika Vozinha melakukan penyelamatan luar biasa terhadap sundulan melambung Oyarzabal yang sudah terlihat akan berbuah gol. Refleks dan instingnya yang tajam membuat bola berhasil ditepis, memicu decak kagum para penonton.

Tak hanya sibuk melakukan penyelamatan, ia juga menjadi pemain Cape Verde dengan sentuhan bola terbanyak dalam pertandingan tersebut, yakni 54 kali.

Ketika peluit panjang berbunyi, emosi tak bisa disembunyikan dari wajah Vozinha. Bagi negara berpenduduk sekitar 550 ribu jiwa yang baru pertama kali tampil di Piala Dunia, hasil itu menjadi momen bersejarah yang sangat berarti.

Popularitasnya pun langsung melonjak drastis.

Jika sebelum pertandingan akun Instagram miliknya hanya diikuti sekitar 43 ribu orang, beberapa jam setelah laga berakhir jumlah pengikutnya meroket hingga menembus angka 2 juta. Kenaikan tersebut setara dengan lebih dari 4.000 persen, menjadikannya salah satu sosok paling viral di Piala Dunia 2026.

Fenomena itu menunjukkan betapa besarnya dampak penampilan heroiknya, bahkan melampaui komunitas penggemar sepak bola.

Di usia 40 tahun, Vozinha juga mencatatkan namanya dalam sejarah. Data dari Opta menunjukkan hanya ada satu kiper berusia 40 tahun atau lebih yang mampu mencatat jumlah penyelamatan lebih banyak dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966, yakni Pat Jennings dari Irlandia Utara pada edisi 1986.

Statistik tersebut semakin menegaskan betapa istimewanya performa sang penjaga gawang Cape Verde.

Setelah hasil mengejutkan melawan Spanyol, Cape Verde kini mengalihkan fokus ke dua pertandingan berikutnya di Grup H. Mereka dijadwalkan menghadapi Uruguay pada 21 Juni dan Arab Saudi pada 26 Juni.

Dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah menahan salah satu kandidat juara, skuad Blue Sharks kini memiliki keyakinan bahwa kisah indah mereka di Piala Dunia 2026 belum berakhir. Jika Vozinha mampu mempertahankan performa seperti saat melawan Spanyol, bukan tidak mungkin Cape Verde akan terus menghadirkan kejutan di panggung sepak bola terbesar dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *