KEPAHIANG.PROGRES.ID – Format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 peserta mulai memberikan dampak signifikan terhadap persaingan menuju fase gugur. Dengan 32 tim berhak melaju ke babak 16 besar, peluang lolos dari fase grup kini jauh lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
Sebanyak 66,6 persen peserta akan melanjutkan perjalanan ke fase knockout, meningkat tajam dibandingkan format lama yang hanya meloloskan 50 persen tim dari fase grup. Kondisi tersebut membuat bursa taruhan menyesuaikan prediksi mereka terhadap peluang setiap negara.
Sebelum turnamen dimulai, Spanyol, Argentina, Brasil, Inggris, dan Jerman menjadi lima negara yang paling dijagokan untuk lolos ke babak 16 besar. Kekuatan skuad, pengalaman di turnamen besar, serta prestasi dalam beberapa tahun terakhir membuat kelima tim tersebut mendapat status favorit.
Saat ini, kelima negara itu masih menjadi unggulan utama dengan peluang yang sangat besar untuk melanjutkan langkah ke fase gugur.
Spanyol datang sebagai juara bertahan Eropa, sementara Argentina berambisi mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya. Brasil tetap menjadi salah satu kandidat terkuat berkat statusnya sebagai pemilik rekor lima gelar Piala Dunia.
Di sisi lain, Jerman berusaha menghapus catatan buruk setelah gagal lolos dari fase grup dalam dua edisi terakhir, meski sejarah panjang empat gelar dunia membuat Der Panzer tetap diperhitungkan.
Amerika Serikat dan Meksiko Melonjak
Perubahan terbesar dalam proyeksi peluang lolos terjadi setelah pertandingan pembuka fase grup.
Amerika Serikat dan Meksiko kini bergabung dalam kelompok tim dengan peluang terbesar untuk melangkah ke babak 16 besar setelah meraih kemenangan meyakinkan pada laga perdana.
Timnas Amerika Serikat tampil impresif saat mengalahkan Paraguay, sementara Meksiko sukses menundukkan Afrika Selatan. Hasil tersebut membuat kepercayaan pasar terhadap kedua tim meningkat tajam.
Meksiko mengalami lonjakan signifikan setelah sebelumnya hanya diperkirakan memiliki peluang moderat untuk lolos. Kini El Tri dipandang hampir pasti melaju ke fase gugur.
Hal serupa juga terjadi pada Amerika Serikat yang langsung melonjak ke jajaran tim dengan peluang terbesar lolos setelah mengamankan tiga poin pada laga pembuka.
Maroko dan Australia Jadi Sorotan
Selain Amerika Serikat dan Meksiko, Maroko juga memperoleh peningkatan peluang usai menahan imbang Brasil pada pertandingan pembuka. Hasil tersebut memperkuat posisi Singa Atlas dalam persaingan Grup yang dihuni salah satu favorit juara dunia.
Namun tim yang mencatat peningkatan paling mencolok adalah Australia.
Kemenangan mengejutkan 2-0 atas Turki membuat nilai peluang Socceroos untuk lolos ke babak 16 besar meningkat drastis. Sebelum turnamen dimulai, Australia bahkan tidak termasuk tim yang difavoritkan untuk melaju ke fase gugur.
Kini, kemenangan penting di Vancouver membuat pasukan Tony Popovic berada dalam posisi yang sangat menguntungkan di Grup D dan sejajar dengan Amerika Serikat di puncak klasemen sementara.
Hasil tersebut tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri Australia, tetapi juga mengubah peta persaingan grup secara keseluruhan. Jika mampu mempertahankan performa yang sama saat menghadapi Amerika Serikat pada laga berikutnya, Socceroos berpeluang besar menjadi salah satu kejutan terbesar Piala Dunia 2026.
Dengan format baru yang lebih ramah bagi peserta serta sejumlah hasil mengejutkan pada pertandingan pembuka, persaingan menuju babak 16 besar diperkirakan akan semakin ketat dan penuh kejutan dalam beberapa pekan ke depan.











