KEPAHIANG.PROGRES.ID – Belanda menghadapi ujian berat saat berjumpa Swedia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, Sabtu. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase grup karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki kualitas tinggi di lini serang.
Swedia datang sebagai pemuncak klasemen sementara Grup F setelah meraih kemenangan telak 5-1 atas Tunisia pada pertandingan pembuka. Sementara itu, Belanda berada di posisi ketiga dengan satu poin usai bermain imbang 2-2 melawan Jepang.
Belanda Butuh Kemenangan untuk Hindari Tekanan
Tim asuhan Ronald Koeman gagal mengamankan tiga poin saat menghadapi Jepang meski sempat dua kali unggul dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan penuh peluang.
Hasil imbang tersebut membuat De Oranje belum sepenuhnya aman dalam persaingan Grup F. Jika kembali gagal meraih kemenangan, tekanan akan semakin besar menjelang laga terakhir melawan Tunisia.
Belanda memang memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, meski belum pernah berhasil mengangkat trofi juara. Mereka tiga kali menjadi runner-up dan terakhir mencapai semifinal pada edisi 2014 sebelum tersingkir di perempat final pada Piala Dunia 2022.
Secara statistik, Belanda juga unggul dalam rekor pertemuan melawan Swedia. Dari 25 pertandingan di berbagai ajang, De Oranje mencatatkan 12 kemenangan dan delapan kekalahan.
Namun catatan tersebut tidak menjamin kemenangan mengingat performa Swedia sedang berada dalam tren positif.
Swedia Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Swedia tampil luar biasa pada pertandingan pertama dengan menghancurkan Tunisia 5-1. Hasil tersebut membuat tim asuhan Graham Potter berada dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke babak gugur.
Kemenangan atas Belanda akan memastikan langkah Swedia ke fase berikutnya sekaligus membuka peluang besar untuk mengunci posisi juara Grup F.

Performa lini depan menjadi senjata utama tim berjuluk Blågult tersebut. Duet Alexander Isak dan Viktor Gyokeres tampil tajam pada laga pertama, sementara gelandang muda Yasin Ayari mencuri perhatian lewat dua gol yang dicetaknya.
Meski tidak banyak dijagokan sebagai kandidat juara, Swedia mulai menunjukkan potensi sebagai salah satu tim yang bisa menghadirkan kejutan di turnamen ini.
Koeman Pertahankan Kerangka Utama
Belanda diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan dari laga melawan Jepang. Tidak ada laporan cedera baru yang menghantam skuad Koeman.
Memphis Depay kemungkinan kembali memulai pertandingan dari bangku cadangan karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya optimal. Sementara Cody Gakpo diprediksi tetap mendapat kepercayaan meski mendapat kritik setelah penampilan kurang maksimal pada laga pertama.
Di lini tengah, Frenkie de Jong akan kembali menjadi pengatur permainan bersama Ryan Gravenberch dan Tijjani Reijnders.
Sementara itu, Swedia juga diperkirakan mempertahankan susunan pemain yang sukses menghancurkan Tunisia. Alexander Isak dan Viktor Gyokeres akan kembali menjadi tumpuan utama di lini depan.
Yasin Ayari hampir pasti kembali mengisi lini tengah setelah menjadi salah satu pemain terbaik pada pertandingan sebelumnya. Lucas Bergvall dan Anthony Elanga kemungkinan kembali memulai laga dari bangku cadangan.
Prediksi Susunan Pemain
Belanda (4-3-3):
Verbruggen; Dumfries, Van Dijk, Van Hecke, Van de Ven; De Jong, Reijnders, Gravenberch; Summerville, Malen, Gakpo.
Swedia (3-5-2):
Nordfeldt; Lagerbielke, Hien, Lindelof; Bernhardsson, Nygren, Karlstrom, Ayari, Gudmundsson; Isak, Gyokeres.
Prediksi Skor
Kedua tim memiliki kekuatan menyerang yang cukup berbahaya dan sama-sama menunjukkan kecenderungan bermain terbuka pada pertandingan pertama. Belanda membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos, sementara Swedia ingin memastikan tiket ke fase gugur lebih cepat.
Dengan kualitas yang relatif seimbang dan lini serang yang sedang produktif, pertandingan diperkirakan berlangsung menarik dengan banyak peluang tercipta.
Prediksi: Belanda 2-2 Swedia.












