KEPAHIANG.PROGRES.ID – Belgia akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Mesir dalam laga Grup G yang digelar di Seattle Stadium, Senin. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik pada pekan pertama fase grup karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki ambisi besar untuk melangkah jauh di turnamen.
Meski Belgia datang dengan status unggulan berdasarkan peringkat FIFA yang menempatkan mereka di posisi kesembilan dunia, Mesir juga bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim berjuluk The Pharaohs saat ini berada di peringkat ke-29 dunia dan memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang siap memberikan kejutan.
Belgia Berusaha Hapus Bayang-Bayang Kegagalan
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan bagi Belgia untuk membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan di level tertinggi sepak bola internasional.
Empat tahun lalu di Qatar, Setan Merah mengalami salah satu kegagalan terbesar dalam sejarah modern mereka. Setelah mengalahkan Kanada pada laga pembuka, Belgia gagal mencetak gol dalam dua pertandingan berikutnya melawan Kroasia dan Maroko, sehingga harus tersingkir di fase grup.
Hasil tersebut sangat mengecewakan mengingat Belgia selama satu dekade terakhir selalu dihuni pemain-pemain kelas dunia. Namun generasi emas yang pernah digadang-gadang menjuarai turnamen besar justru tak pernah berhasil mencapai final Piala Dunia maupun Euro.
Kini di bawah asuhan Rudi Garcia, Belgia kembali mencoba menembus batas yang selama ini sulit mereka lewati.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 berlangsung relatif mulus. Belgia keluar sebagai juara grup kualifikasi dengan mengumpulkan 18 poin dari delapan pertandingan, mencetak 29 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.
Persiapan menjelang turnamen juga menunjukkan perkembangan positif. Dari empat laga persahabatan terakhir, Belgia meraih tiga kemenangan, termasuk saat mengalahkan Amerika Serikat, Kroasia, dan Tunisia.
Produktivitas lini depan juga cukup menjanjikan dengan torehan 13 gol dalam empat pertandingan tersebut.
Mesir Datang dengan Modal Percaya Diri
Di kubu lawan, Mesir mencatat pencapaian penting dengan kembali lolos ke putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir.
Keberhasilan ini menjadi bukti perkembangan sepak bola Mesir mengingat sebelumnya mereka hanya dua kali tampil di ajang tersebut sepanjang sejarah.
Meski demikian, kenangan pahit Piala Dunia 2018 masih membayangi. Saat itu Mesir gagal meraih satu poin pun setelah kalah dari Uruguay, Rusia, dan Arab Saudi.
Tim asuhan Hossam Hassan tampil cukup konsisten selama fase kualifikasi zona Afrika. Mereka menutup babak kualifikasi tanpa satu pun kekalahan dan mengoleksi 26 poin dari 10 pertandingan.
Namun performa mereka setelah tersingkir dari Piala Afrika 2025 oleh Senegal di semifinal masih belum sepenuhnya stabil. Dalam lima pertandingan terakhir, Mesir mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Meski begitu, rekor pertemuan melawan Belgia memberikan suntikan kepercayaan diri. Dari empat pertemuan sebelumnya, Mesir berhasil meraih tiga kemenangan dan hanya sekali kalah. Bahkan dalam pertemuan terakhir pada November 2022, The Pharaohs sukses menundukkan Belgia dengan skor 2-1.
Adu Bintang De Bruyne dan Salah
Belgia masih mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman yang menjadi tulang punggung tim selama bertahun-tahun.
Thibaut Courtois dipastikan menjadi pilihan utama di bawah mistar. Di lini tengah, duet Aston Villa Youri Tielemans dan Amadou Onana diperkirakan menjadi motor permainan.
Sementara itu, Kevin De Bruyne tetap menjadi sosok sentral di lini serang meski performanya bersama Napoli musim lalu tidak selalu konsisten.
Lini depan Belgia akan mengandalkan ketajaman Romelu Lukaku yang didukung oleh dua winger Premier League, Leandro Trossard dan Jeremy Doku.
Mesir juga memiliki senjata utama dalam diri Mohamed Salah. Namun kondisi bintang Liverpool tersebut belum sepenuhnya ideal setelah sempat mengalami cedera hamstring pada akhir musim.
Jika Salah belum berada dalam performa terbaik, Mesir akan berharap banyak kepada Omar Marmoush, Trezeguet, dan Zizo untuk memberikan ancaman bagi pertahanan Belgia.
Prediksi Susunan Pemain
Belgia (4-2-3-1):
Courtois; Meunier, Ngoy, Theate, De Cuyper; Onana, Tielemans; Trossard, De Bruyne, Doku; Lukaku.
Mesir (4-2-3-1):
El Shenawy; Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Fatouh; Lashin, Hamdy Fathy; Salah, Trezeguet, Zizo; Marmoush.
Prediksi Skor
Secara kualitas individu, Belgia memang unggul dibandingkan Mesir. Namun sejarah menunjukkan bahwa Setan Merah kerap gagal memenuhi ekspektasi saat tampil di turnamen besar.
Di sisi lain, Mesir memiliki organisasi permainan yang cukup solid serta sejumlah pemain berpengalaman yang mampu memanfaatkan setiap peluang.
Dengan karakter kedua tim yang cenderung berhati-hati pada laga pembuka, pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat dan berakhir tanpa pemenang.
Prediksi: Belgia 1-1 Mesir.











